Biografi Raditya Dika

Image
assalamualaikum , hari ini gue mau cerita , ceritanya gak panjang2 amat sich gue hanya mau cerita, mulai kapan gue itu ngefans sama raditya dika, dulu gue waktu kelas 1 SMP semester 2 sekarang udah kelas 3 SMP gue sering liat stand up comedy di m****tv mulai dari situ gue suka banget sama comedynya radith , dan mulai saat itu juga gue buat blog , hahaha kalau dari sisi tempat tinggal gue hanya segelincir orang yang tau tentang blog. kembali lagi sama ceritanya , temen gue itu awalnya gk tahu sama raditya dika , ya udah gue langsung aja download semua video radith waktu stand up dan gue tunjukin aja sama temen gue .. ehhh ternyata temen gue ketawa cekikikan hahahaha.. maka dari itu gue mau ngasih biografinya radith nihh,
 
Dika Angkasaputra Moerwani atau yang biasa kita kenal dengan Raditya Dika adalah seorang penulis asal Indonesia. Pria kelahiran Jakarta, 28 Desember 1984 dikenal sebagai seorang penulis buku-buku jenaka, buku-buku yang ia tulis berasal dari blognya kemudian dijadikan buku. Bisa dibilang Raditya Dika adalah seorang penulis yang mempunyai tingkat humor tinggi, karena gaya menulisnya unik serta pemberian judul bukunya yang sebagian besar memakai nama binatang.
Karya pertama terbit pada tahun 2005 silam yang berjudul Kambing Jantan yang masuk kategori best seller. Buku ini mengisahkan kehidupan Radit saat kuliah di Adelaide, Austalia. Radit mengawali keinginannya untuk membukukan catatan hariannya di blog pribadinya setelah memenangi “Indonesian Blog Award” dan ia juga pernah meraih pengharagaan dari Indosat berjudul “The Online Inspiring.” Dari pengalaman itulah ia akhirnya mencoba untuk menawarkan tulisan di blognya ke beberapa penerbit untuk di jadikan buku. Sempat ditolak namun akhirnya tulisannya itu di terima oleh sebuah penerbit bernama Gagasmedia.
Karya kedua yang berjudul “Cinta Brontosaurus” yang diterbitkan pada tahun 2006. Hampir sama dengan buku sebelumnya, namun buku keduanya ini dibuat seperti cerpen dan mengisahkan tentang perjalanan cinta Radit yang selalu kurang beruntung seperti saat ia menyatakan cinta kepada wanita idaman nya melalui sebuah surat namun ditolak tetapi Radit tetap berusaha.
Buku ketiganya berjudul “Radikus Makankakus : Bukan Binatang Biasa” terbit pada tahun 2007. Buku ketiga ini mengisahkan tentang pengalaman Radit yang pernah menjadi badut monas seharian, mengajar bimbingan belajar, saat ia dikira hantu penuggu WC, sampai cerita tentang kutukan orang NTB.
Kemudian buku keempatnya yang berjudul “Babi Ngesot : Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang” yang terbit pada April 2008. Cuma untuk buku ini cerita nya lebih bertema kan mistis. Ada 17 bab dengan judul aneh dalam buku ini, misalnya: Pentingnya Membawa Babi Bersayap Sewaktu Kencan Buta, Ketekku Bertahanlah!, Merinding Disko, dan Babi Ngesot (perpaduan Babi Ngepet dengan Suster Ngesot). Isinya nggak selalu nyambung dengan judulnya, tetapi selalu bikin ketawa ketika dibaca.
 
Dan buku kelimaya  berjudul “Marmut Merah Jambu” terbit tahun 2010. Buku ini termasuk buku terlama yang pernah dikerjakan Radit, memakan waktu hampir 2 tahun. Terdapat 13 tulisan ngawur di dalam nya adalah pengalaman Radit dalam menjalani hal-hal bodoh saat ia jatuh cinta.
Serta buku nya yang terakhir berjudul “Manusia Setengah Salmon” buku ini baru saja terbit pada 24 Desember 2011. Cerita di buku ini sangat beda seperti cerita di buku sebelum nya yaitu “Marmut Merah Jambu”, Kalo di MMJ lebih banyak tentang “jatuh cinta”, di MSS kebalikannya yaitu tentang: “patah hati” dan “kepindahan” ada juga beberapa bab yang membuat galau. Beberapa bab tentang percintaan kayak Sepotong Hati di Dalam Kardus Coklat, Tarian Musim Kawin, sama Mencari Rumah Sempurna cukup buat orang yang baca bershower malam2 (saking galaunya). 
Raditya Dika juga mengeluarkan dua buah komik yang satu berjudul Kambing Jantan 1 dan Kambing Jantan 2. Selain menulis ia juga seorang aktor, film pertamanya adalah “Kambing Jantan The Movie” yang ceritanya diangkat dari buku pertamanya. Buku keduanya “Cinta Brontosaurus” sedang dalam proses untuk difilmkan. Ia juga menulis skenario untuk film “Maling Kutang.”
Radit kini meneruskan studinya di program ekstensi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Indonesia. Selain itu, kini ia berkarier di penerbit buku Bukune. Radit bertindak sebagai direktur juga sebagai direktur dan pemimpin redaksi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s